moto

BLOG'S "SAK ENENGE" IKI, ORA KANGGO NDADEKNE SENGSORO LIYAN..OPO MANEH GAWE NGRUSAK LIYAN.....
NEK ONO GUNANE AYO DI JUPUK..MENOWO ORA ONO GUNANE YO WIS... OJO DILEBOKKE ATI....

UNGELAN PAMBUKO

SUGENG RAWUH SEDEREK SEDOYO....
MUGIO PINARINGAN RAHAYU
WILUJENG NIRSAMBIKOLO

Jumat, 05 Agustus 2011

SAK ENENGE

YEN KOWE DADI PEMIMPIN..... MBOH DADI PRESIDEN, GUBERNUR, BUPATI, CAMAT, LURAH, CARIK, JOGOBOYO, BAYAN, SAMBONG utowo RT.....

NEK PINGIN WIBOWO, 
SYARATE MUK SIJI THOK......... 
WELASO MARANG RAKYATMU......

Senin, 25 Juli 2011

SAK ENENGE

Goro-Goro

Jarene jaman reformasi
Nanging akeh sing podo royok'an kursi
Gaweyane amung ngapusi
Kang ditindak'ake rino lan wengi

Senin, 06 Juni 2011

Sak Senenge Dewe

Wayang Kulit

Lakon  :  Gonjang-ganjing Astino
Gagrag :  Bukan Surakarta, bukan Yogyakarta, bukan Banyumasan, bukan Jawa
             Timuran, tapi sak senenge dewe.
Dalang  :  Ki Arepgelemrono


Tersebutlah dinegeri Astino yang diperintah oleh prabu Duryudono, seorang raja yang “BĚR BONDO, BĚR BANDU. BĚR BONDO berarti kaya raya, dengan emas picis rojo brono yang tak terhitung jumlahnya, serta simpanan deposito diberbagai bank nasional maupun bank asing. BĚR BANDU berarti kaya saudara, karena memang raja tersebut memiliki saudara yang banyak, yang berjumlah 99 orang.

Akhir-akhir ini prabu Duryudono agak kecewa, hal tersebut terjadi karena salah satu pengikutnya yang bernama Nirjomurko disinyalir menjadi makelar proyek, yang agak mencengangkan ialah proyek pembangunan omah atlet di wilayah Banjarjunut, sebuah wilayah dengan gubernurnya raden Dursosono. Sebenarnya sudah menjadi rahasia umum, bahwa Nirjomurko tersebut menjadi makelar proyek hingga ke pelosok-pelosok daerah. Kasarannya rembug adalah menjadi makelar, baik yang dibiayai APBN maupun APBD.

Minggu, 01 Mei 2011

SYUKURI DAN TERIMA APAPUN YANG KAU DAPAT

Dikisahkan di sebuah padang pasir yang tandus dan gersang, seorang pemuda berlari kesana kemari mencari air, sekedar untuk membasahi kerongkongannya. Maka dia pun berdo'a : : Ya Alloh... berilah aku seteguk air untuk menghilangkan rasa dahagaku yang menyiksa ini".

Selasa, 26 April 2011

PENGALAMANKU

**  Cuci Otak Ala Teroris...?  **


Pertengahan tahun 1999 adalah tahun antara hidup dan matiku, kenapa ? Di tahun itulah, saya masuk sebuah kelompok pengajian (yang saat ini dikatakan “Teroris”). Adalah waktu itu, salah satu teman mengajak saya untuk ikut pengajian, dan tanpa pikir panjang, saya bersedia untuk mengikuti pengajian tersebut untuk menambah pengetahuan.



Sesuai yang dikatakan teman, bahwa pengajian tersebut “guru”nya akan datang ke tempat saya, karena "menurut" teman saya “guru” tersebut menjalankan dakwahnya menyebarkan islam tanpa minta imbalan.